ikon_instal_ios_web ikon_instal_ios_web ikon_instal_android_web

Analis Mengklaim Bitcoin Mencapai Puncaknya dan Bisa Turun ke $42,000

Analisis2 tahun yang lalu (2024)更新 Wyatt
45,541 1

Secara singkat

  • Bitcoin menguji kisaran $63.000-$61.000, berisiko mengalami kerusakan.
  • Analis memperkirakan potensi koreksi harga hingga $42.000.
  • Meningkatnya kepentingan institusional dapat menstabilkan harga.

Analisis terbaru dari pakar mata uang kripto terkemuka menunjukkan bahwa Bitcoin, yang saat ini berosilasi antara $63,000 dan $61,000, mungkin siap mengalami penurunan yang signifikan.

Para analis ini memperingatkan tentang potensi puncak pasar yang dapat mengakibatkan koreksi harga yang agresif.

Mengapa Bitcoin Bisa Jatuh ke $42,000

Technical analyst DonAlt expresses concerns about the $63,000 – $61,000 support price range’s recurring tests, which could weaken.

“Bitcoin is back to the same old level between $63,000 and $61,000. The more often it’s tested the more likely it is to break. I think even the bulls would want to get a washout below it at this point,” DonAlt explained.

Dia memperkirakan bahwa bahkan investor yang bullish pun bersiap untuk penurunan ke level serendah $52,000 atau $46,000. Menurut DonAlt, koreksi pasar ini bisa menghilangkan sentimen puas diri.

Rasa berpuas diri di pasar kripto sering kali muncul setelah kenaikan harga dalam jangka waktu lama, di mana investor menjadi terlalu optimis, mengabaikan potensi risiko. Sentimen ini dapat mengurangi kewaspadaan pasar dan volume perdagangan, sehingga meningkatkan kerentanan terhadap koreksi pasar yang tiba-tiba.

“I believe the crypto market is in complacency until proven otherwise or until $68,000 is reclaimed or the range is lost and then reclaimed again,” DonAlt added.

Analis Mengklaim Bitcoin Mencapai Puncaknya dan Bisa Turun hingga .000
Grafik Harga Bitcoin. Sumber: X

Meanwhile, analyst Murad Mahmudov provides a more nuanced view. He focuses on the short-term market movements within a specified range that will determine Bitcoin’s fate.

Menurut Mahmudov, kuncinya terletak pada penentuan apakah pasar berada pada fase re-akumulasi atau redistribusi.

“I’m expecting continued chop suey in the purple box into the Summer. In that box, you have to look for clues whether this is re-accumulation or re-distribution. Re-accumulation [could lead to a bullish breakout to] $100,000. [However,] re-distribution [could send Bitcoin down to] $52,000 or $42,000 or $32,000,” Mahmudov explained.

Baca selengkapnya: Prediksi Harga Bitcoin 2024/2025/2030

Analis Mengklaim Bitcoin Mencapai Puncaknya dan Bisa Turun hingga .000
Grafik Harga Bitcoin. Sumber: X

Despite these bearish forecasts, Lark Davis offers a glimmer of hope, highlighting increased institutional interest in Bitcoin. Reports of America’s oldest bank and Morgan Stanley engaging with Bitcoin ETFs suggest a growing acceptance among traditional financial institutions.

Selain itu, perdagangan ETF Bitcoin yang akan datang di Hong Kong dapat meningkatkan minat yang signifikan di seluruh Asia, melawan keengganan investor ritel.

“If you’re still feeling bearish, you need to know this… While retail investors like you are running away from Bitcoin, more and more institutional investors are coming on board,” Davis emphasized.

As BTC navigates this critical time, the contrasting analyses reflect a market teetering on the edge of potential highs and lows. Investors are advised to monitor these developments closely, as the next movements could define the cryptocurrency’s trajectory for the coming months.

Platform kripto terbaik di Eropa | April 2024

Artikel ini bersumber dari internet: Analis Mengklaim Bitcoin Mencapai Puncaknya dan Bisa Turun ke $42,000

© 版权声明

相关文章